M-NEWS
Ryan Reynolds Beli Klub Bola Asal Inggris, Kenapa Harus di Inggris?
byMUGOS TEAM
20th, November 2020
Comment
news


Cabang olah raga sepak bola memang sudah lebih dari cukup untuk bisa disebut sebagai sebuah industri berskala besar. Bagaimana tidak, kepindahan seorang Zlatan Ibrahimovic dari Paris Saint-Germain ke Manchester United di tahun 2016 ternyata mampu menghasilkan uang sebesar 76 juta poundsterling atau 1,3 triliun rupiah yang berasal dari hasil penjualan jersey, dana tambahan tersebut jelas sebuah keuntungan besar bagi Manchester United terlebih mereka mendatangkan Ibrahimovic tanpa harus mengeluarkan dana sepeser pun alias gratis, kala itu Ibrahimovic datang ke Inggris dengan status bebas transfer setelah kontraknya dengan PSG tidak ia perpanjang.

Berbicara mengenai Liga Inggris, Jika dibandingkan dengan seluruh liga yang ada di daratan Eropa bahkan dunia, sudah menjadi rahasia bersama jika liga Inggris saat ini merupakan liga yang paling menarik di dunia, tidak ada satu atau dua tim yang begitu mendominasi di liga tersebut selama bertahun-tahun yang mana jika hal tersebut terjadi justru akan membuat liga tersebut akan jadi sangat membosankan, dalam satu dekade terakhir tercatat hanya Manchester City yang mampu menjadi juara liga Inggris selama dalam dua musim berturut-turut, sisanya juara bertahan di liga Inggris selalu bisa di kudeta oleh tim lain setiap tahunnya.

Saking ketatnya liga tersebut, 30 persen dari total kontestan di liga Inggris kami anggap mempunyai peluang yang sama besar untuk bisa menjadi juara di akhir musim, sisanya bergantung pada kedalaman skuad serta seberapa padat jadwal yang mereka miliki.

Sebenarnya jika diamati lebih dalam, meratanya peta kekuatan liga Inggris berasal dari stabilnya kondisi finansial seluruh kontestan, mundur sedikit ke musim 2018-2019 tim kecil seperti Huddersfield Town yang berada di dasar klasemen diketahui menerima dana sebesar 96,6 juta pound atau 1,8 triliun rupiah yang berasal dari pembagian hak siar, angka tersebut sebenarnya yang paling kecil di antara semua kontestan yang ada, namun terasa cukup besar jika dibandingkan dengan tim dari liga lain. Dana sebesar 96,6 juta pound tersebut tentunya belum termasuk dengan pendapatan mereka yang lainnya, seperti penjualan jersey dan merchandise, pemasukan tiket, sponsor, hadiah peringkat dan pemasukan-pemasukan lainnya. Jika tim papan bawah seperti Huddersfield Town saja mendapat suntikan dana sebesar 96,6 juta pound dari hak siar, bayangkan berapa besar total keuntungan yang berhasil diraih oleh tim yang berhasil menjadi juara liga Inggris. 

Jika boleh menerka-nerka mempunyai klub yang berlaga di liga Inggris memang bisa menjadi sebuah bisnis yang sangat menjanjikan dan semuanya bisa dimulai dari bawah. Tentunya masih segar di ingatan kita ketika Leicester City yang notabene baru saja naik kasta dan berkompetisi di Liga Inggris selama dua musim berhasil keluar sebagai juara di musim kompetisi 2015-2016, kabarnya Leicester kala itu mendapat tambahan dana sebesar 150 juta pound atau 2,8 triliun setelah berhasil keluar sebagai juara di musim tersebut, angka tersebut tentunya belum ditambah dari penjualan pemain yang nilainya melonjak di musim berikutnya. Dengan pengeluaran yang jauh lebih kecil bahkan dari tim papan tengah seperti Everton, Leicester sudah pasti untung besar kala itu. 


Supporter Wrexham saat menyaksikan tim kesayangan mereka bertanding | foto via wrexham.com

Tapi apa yang paling menarik sebenarnya bukanlah perihal keuntungan yang berhasil diraih oleh Leicester, keluarnya Leicester City sebagai juara liga Inggris di musim 2015-2016 menjadi bukti jika siapa pun bisa menjadi juara di Liga Inggris, bahkan untuk tim yang diprediksi akan terdegradasi sekalipun, tak peduli seberapa kejamnya rimba liga Inggris yang dihuni oleh tim-tim kelas dunia seperti Manchester United, Liverpool, Arsenal, Chelsea, Manchester City dan Tottenham Hotspurs, The Foxes sudah membuktikan jika mereka bisa menjadi juara.

Besarnya kemungkinan untuk bisa sukses sebagai seorang pebisnis di industri sepak bola liga Inggris sepertinya tak luput dari pandangan seorang Ryan Reynolds. Aktor yang bermain di film Deadpool tersebut kabarnya baru saja membeli sebuah tim asal Inggris bernama Wrexham AFC tim yang saat ini berlaga di divisi kelima liga Inggris.

Wrexham AFC mungkin boleh saja masih jauh dari keglamoran yang dimiliki oleh liga Premier, namun semuanya hanya sebuah permulaan di mata Reynolds, ia bersama dengan kawannya Rob McElhenney tidak pernah mengurungkan niatnya tersebut, Reynolds bahkan berniat untuk menjadikan wrexham AFC sebagai sebuah brand yang berkekuatan global layaknya Manchester United.

Sebelumnya Reynolds telah meminta dukungan kepada para pendukung klub Wrexham agar dirinya bisa mengakuisisi tim tersebut. Permintaan Reynolds tersebut akhirnya dikabulkan oleh Wrexham Supporters Trust yang mengadakan voting selama sepekan, sang aktor berhasil mengumpulkan suara sebanyak 1.809 suara dari total 2.000 pemilih. Dari voting tersebut para suporter Wrexham AFC telah sepakat untuk memilih Reynolds sebagai pemilik klub di bawah nama RR McReynolds Company, LLC.


Wrexham kini diakuisisi oleh Ryan Reynolds | foto via Daily Post

"Pembahasan final, liga dan Asosiasi Sepak Bola mengkonfirmasi, RR McReynolds Company, LLC akan memegang kendali seluruh kepemilikan Wrexham Football Club Limited dari WST," ungkap Wrexham Supporters Trust, mengutip dari cnnindonesia.com.

 "Kedua belah pihak kini akan berlanjut ke tahap menyelesaikan detail pengambilalihan, dan kami akan memberikan informasi terbaru kepada seluruh pendukung Wrexham sesegera mungkin," tambahnya.

Sejak tahun 2011 kepemilikan Wrexham AFC memang berada di bawah kendali para suporter yang tergabung dalam jajaran direksi, hal ini hampir serupa dengan sistem yang diterapkan oleh mayoritas klub yang berlaga di Bundesliga Jerman. Reynolds sendiri berjanji akan menghadiri pertandingan yang akan dijalani oleh Wrexham AFC sebanyak mungkin.

Menarik tentunya untuk menanti perkembangan klub yang satu ini, apakah langkah mereka menuju English Premier League akan berjalan tanpa adanya banyak hambatan, apakah pilihan Reynolds dalam berinvestasi di liga Inggris sudah benar? akan menjadi sangat menarik tentunya jika Wrexham AFC pada akhirnya bisa berlaga di Liga Champions Eropa menantang tim-tim besar seperti Real Madrid ataupun Bayern Munchen atau mungkin akan bertemu dengan AC Monza yang merupakan tim barunya Silvio Berlusconi, kita nantikan saja.

Cover via : deadline