M-NEWS
Gara-Gara No Time to Die, Netflix dan Apple 'Perang Duit'
byMUGOS TEAM
24th, Oktober 2020
Comment
news



Gara film James Bond : No Time to Die, Netflix kini harus otot-ototan dengan pihak Apple, apa yang sebenarnya terjadi?


James Bond : No Time to Die pada awalnya di jadwalkan rilis tahun ini, sayangnya pandemi yang melanda dunia mengharuskan MGM memundurkan jadwal tayang film ini hingga tahun depan. Meskipun sudah dimundurkan hingga tahun depan, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi tahun depan, tahun ini saja No Time to Die sudah dimundurkan dua kali dan tidak ada yang tahu apakah tahun 2021 menjadi tahun yang tepat untuk merilis film ini. 

Melihat dilema yang saat ini sedang dirasakan oleh MGM, pihak Apple dan Netflix justru ingin menggunakan kesempatan tersebut untuk membeli film ini dari tangan MGM, yang mana kondisi tersebut justru hanya memberikan tekanan lainnya kepada MGM, meskipun demikian baik Apple dan Netflix kabarnya sedang bersiap untuk memberikan penawaran besar kepada MGM.

Apple dan Netflix saat ini kabarnya sedang bersaing ketat untuk bisa merilis film No Time To Die secara streaming di platform mereka, aktor senior yakni Drew McWeeny bahkan mengatakan jika dua perusahaan tersebut bersiap untuk memberikan penawaran yang bersifat ‘monster’ kepada pihak MGM.

“Saya tidak bisa membayangkan bahwa kita mungkin akan melihat debut James Bond di Apple TV + atau Netflix. Angka-angka yang saya dengar beberapa hari terakhir adalah benar-benar sebuah kegilaan,” cuit McWeeny di Twitternya.

Apa yang dilakukan oleh Netflix dan Apple sepertinya sedikit mengambil referensi dari apa yang sudah dilakukan oleh Disney kepada film Mulan, sebelumnya pihak Disney memperbolehkan para penonton Disney+ untuk menonton film tersebut lebih awal dengan syarat mereka harus mengeluarkan uang ekstra sebesar 30 USD.
Dengan Netflix yang kini berhadapan dengan Apple, menyisakan sebuah pertanyaan mengenai seberapa besar tawaran yang mereka ajukan kepada pihak MGM untuk film No Time To Die? Film No Time to Die sendiri diperkirakan menghabiskan biaya sebesar 250 juta USD atau setara dengan Rp 3,6 triliun dalam pembuatannya, angka yang sama dihabiskan untuk pembuatan film sebelumnya yakni James Bond : Spectre, film tersebut bahkan menghabiskan dana yang lebih besar yakni sekitar 300 juta USD dan berhasil meraup keuntungan sebesar 880 juta USD atau setara dengan 12,8 triliun jika di rupiahkan, dengan fakta tersebut bisa dibayangkan berapa besar tawaran yang diterima oleh MGM dari Apple ataupun Netflix, jadi tidak heran rasanya jika McWeeny mengatakan jika Apple dan Netflix mengajukan sebuah tawaran gila.

Pihak MGM mungkin sedang merasakan dilema besar saat ini, namun jika tawaran yang diajukan oleh kedua perusahaan raksasa tersebut lebih besar dari angka keuntungan yang mereka raih dari film Spectre, rasanya cukup logis jika tawaran dari Netfix ataupun Apple diterima oleh MGM. Bagaimana menurut kalian Frentos?