M-NEWS
Vinny May, Jr Ungkap Kesulitan Kodaline di Awal Karier
byMUGOS TEAM
21th, November 2020
Comment
news


Frentos pastinya sudah mendengar sebuah band asal Irlandia bernama Kodaline, band yang beranggotakan Steve Garrigan, Mark Prendergast, Vinny May, Jr dan Jason Boland ini awalnya bernama 21 Demands sebelum pada akhirnya berubah nama dan kini dikenal dengan nama Kodaline.  

Sepak terjang Kodaline sendiri di mulai pada tahun 2006 ketika mereka mengikuti sebuah ajang pencarian bakat bernama You’re a Star dan keluar sebagai runner-up di ajang tersebut. Setahun berselang mereka merilis single bertajuk Give Me a Minute dan berhasil mendapat respon positif karena terbukti lagu tersebut berhasil menjadi pemuncak di Irish Singel Chart.

Pada tahun 2012 Kodaline bekerja sama dengan Stephen Harris dalam mengerjakan EP (Extended Play) atau mini album dan juga lagu mereka yang berjudul All I Want yang merupakan bagian dari album perdana mereka The Perfect World yang rilis pada tahun 2013 silam, lagu tersebut bisa dibilang sebagai lagu mereka yang paling sukses karena berhasil meledak di pasaran hingga mengantarkan nama Kodaline dikenal ke seluruh dunia, saking fenomenalnya lagu tersebut, video klip All I Want bahkan dibagi menjadi dua part.

Namun tahukah Frentos selain lagu All I Want yang begitu fenomenal tersebut, ada sebuah fakta menarik di balik grup band asal Irlandia yang satu ini, Drummer Kodaline yakni Vinny May, Jr mengungkapkan jika awalnya ia dan rekan-rekan band-nya selalu kesulitan untuk berkomunikasi dan menyatukan pendapat jika terdapat perbedaan di antara mereka. Beruntungnya saat ini mereka sudah mampu menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Kami berteman jauh lebih baik sekarang daripada di album pertama (The Perfect World, 2013).” Ungkap Vinny kepada BANG showbiz.

Menurut Vinny rumitnya komunikasi para personil Kodaline di masa lalu disebabkan karena mereka menolak mengungkapkan pendapat ketika ada salah satu personil atau seseorang yang mereka anggap tidak setuju dengan pendapat dan ide yang akan mereka ungkapkan, mereka akan membiarkan dan memendamnya.

“Kami akan membiarkannya menumpuk, sedangkan sekarang kami bisa duduk, berbicara dan menjernihkannya lalu melanjutkan hidup, saya pikir hal tersebut adalah sesuatu yang bisa dipelajari seiring dengan bertambahnya usia.”lanjut Vinny.

Mengutip dari website resmi mereka kodaline.com, Vinny dan kawan baru saja merilis album keempat mereka yang bertajuk One Day At A Time (Deluxe) yang rilis pada tanggal 20 November kemarin, di album tersebut terdapat 14 lagu yang mana salah satunya adalah lagu This Must Be Christmas. Menurut Vinny lagu This Must be Christmas merupakan sebuah proyek yang sudah lama mereka ingin kerjakan.

“Itu adalah sesuatu yang selalu ingin kami lakukan selama beberapa tahun terakhir, tetapi kami tidak pernah benar-benar punya waktu untuk melakukannya, kami akhirnya mulai mengerjakannya pada Natal tahun lalu dan kami memiliki ide bagus untuk menyelesaikannya pada bulan Februari dan Maret.” Terang Vinny.

Untuk kalian yang penasaran seperti apa album One Day At A Time (Deluxe) dan lagu This Is Must be Christmas bisa langsung di cek di sini kodaline.ffm.to/thismustbechristmas.

Foto via : RTE